KolaborasiITDRI dengan BRSDM KP Akselerasikan Pertumbuhan Blue Economy. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono (kedua dari kanan) didampingi oleh Chairman ITDRI Jemy V. Confido (kedua dari kiri) mengunjungi booth Smart Fisheries Village Telkom usai penandatanganan kerjasama pada Selasa (2/8) di Hotel Sultan, Jakarta.
S0Mxszg. Cara Pemeliharaan Ikan Arwana Di Kolam dan Akuarium - Arwana bukan termasuk ikan yang sulit dipelihara, hanya perlu beberapa saat setiap hari atau beberapa jam setiap minggu, untuk merawat dan mencek kondisi ikanarwana dan lingkungannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara arwana Pemeliharaan Arwana Dalam KolamKolam yang ideal berbentuk persegi panjang dengan ukuran minimal 10x10m2. Pemeliharaan induk arwana sebaiknya dilakukan di kolam tanah. Ikan Arwana menyukai air yang jernih dan volumenya cukup. Rata - rata kedalaman air kolam ikan arwana antara 1,5 meter hingga 2 meter. Untuk menentukan lokasi kolam perlu mempertimbangkan Tanah, Jenis tanah yang baik adalah tanah nat berlempung yang dapat menahan air dan mendukung pertumbuhan pakan Perbedaan derajat kemiringan antara saluran pemasukan dan pengeluaran maksimal 1%.Air, Suplai air yang memenuhi kualitas, kuantitas dan kontinuitas perlu kolam sebelum tanam yaitu Pengeringan kolam hingga dasar retak-retakPembalikan dasar kolam, perbaikan pematangPengapuran dengan dosis 50-100 gram/m2Pengisian air setinggi 100 – 200 cmHujan deras dapat mengakibatkan perubahan mendadak kualitas air. Untuk mencegah kematian ikan, ganti air setelah hujan berhenti minimal 30% dari total volume Arwana Dalam AkuariumSebagai ikan hias, arwana dapat dipelihara dalam akuarium. Secara umum, semakin besar ukuran akuarium akan semakin baik, karena arwana memerlukan ruang gerak yang cukup luas. Ukuran akuarium minimal 3 kali dari panjang ikan dengan lebar 1. 5 kali panjang ikan. Akuarium ditempatkan di area yang jauh dari gangguan, untuk menghindari stress pada ikan. Tutup akuarium dengan tutup yang rapat dan kuat karena arwana dapat melompat atau mendorong tutup ke luar arwana berumur 4 bulan, pemeliharaan mulai dilakukan secara terpisah pada akuarium ukuran 75 x 45 x 45 cm untuk menghindari perkelahian antar ikan. Pemeliharaan 2-3 ekor arwana dalam satu akuarium perlu dihindari, mengingat sifat agresif akan menyebabkan perkelahian. Namun diperbolehkan pemeliharaan 6 ekor sekaligus, karena sifat agresif arwana menjadi sangat merangsang keluarnya warna yang bagus dan pembentukan kromatofora, perlu diberikan pencahayaan buatan minimal 10-12 jam per hari. Hindari penyalaan lampu secara mendadak, yang bisa menyebabkan panik, sehingga ikan menabrak kaca atau benda lainnya dalam akuarium dan ikan menjadi pencahayaan, sering dapat menimbulkan pantulan warna ikan dengan lebih baik. Letakkan lampu di bagian depan akuarium, dan set sudut reflektor sedemikan rupa, sehingga bisa memberikan pantulan yang optimal. Banyak pilihan lampu dijual dipasaran dengan spektrum bervariasi, lampu berspektrum penuh akan secara alamiah memantulkan wama-warna alami dari waktu 6-7 bulan setelah ikan dapat berenang bebas, ukuran mencapai 20-25 cm dan dapat AkuariurnSebagai karnivora, arwana akan memproduksi kotoran dalam jumlah relatif banyak dengan kandungan unsur nitrogen tinggi. Oleh karena itu, kadar amonia, nitrit, dan nitrat dalam akuarium arwana sering kali menjadi air dilakukan untuk memperbaiki kualitas air yang telah menurun, akibat banyaknya kotoran ikan. Oleh karena itu dalam penggantian air yang menggunakan sistem siphon menggunakan selang air sekaligus untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran ikan dan juga kotoran yang melekat pada air cukup dilakukan 2 atau 4 minggu sekali dan tidak perlu seluruh air diganti tetapi cukup sejumlah 30-50 % dari total air. Perlu diperhatikan bahwa suhu dan pH air pengganti harus relatif sama dengan air akuarium. Hindari terjadinya fluktuasi kualitas air saat melakukan penggantian air. Bersamaan dengan penggantian air dilakukan juga pembersihan media filter mekanik yang hidup merupakan jenis pakan utama bagi arwana yang termasuk karnivora. Pakan yang diberikan hendaknya bervariasi untuk menekan resiko kekurangan gizi jenis pakan yang sering diberikan pada arwana adalah ikan hidup, udang hidup, potongan udang segar, potongan daging ikan segar, serangga jangkrik, kecoa, kelabang, cacing/ulat cacing sutera, cacing tanah, cacing darah, ulat hongkong dan kodok. Penggunaan pakan hidup ini perlu didahului dengan tindakan karantina yang memadai untuk menghindari masuknya bibit penyakit. Terutama pakan hidup yang berasal atau hidup dalam air, seperti udang, ikan, atau kodok. Hindari memberikan serangga atau kodok mati, kecuali anda yakin betul tidak berasal dari area tercemar memberikan pakan hidup, bagian-bagian tubuh pakan yang diperkirakan dapat melukai mulut ikan dibuang terlebih dahulu. Seperti kaki belakang kecoa dan jangkrik, atau rostrum duri pada kepala udang. Dapat juga pakan hidup tersebut dilemahkan sebelum diberikan pada ikan, agar tidak terjadi “kejar-mengejar” berlebihan dalam ruang akuarium yang sempit. Pakan buatan merupakan hasil ramuan dengan komposisi yang mencukupi kebutuhan gizi bagi pertumbuhan arwana dengan cara melatih dan membiasakan agar arwana mau yang mengalami kelebihan pakan dalam jangka lama, akan kehilangan nafsu makan selama beberapa hari bahkan beberapa minggu.
Cara merawat ikan arwana di akuarium tidaklah sulit. Sayangnya masih banyak orang yang kesulitan merawat ikan arwana, sehingga kebanyakan sering gagal. Meski harganya cukup mahal, daya tarik dari ikan ini tetaplah tinggi. Hal tersebut karena bentuknya yang sangat indah ditambah dengan aneka warna dari setiap jenisnya. Jenis ikan warna sendiri cukup beragam berdasarkan warna sisiknya, seperti golde red dan silver. Ikan hias yang memiliki bentuk yang indah dan elegan tentu akan membuat hunian menjadi lebih hangat. Oleh sebab itu, ikan arwana yang memiliki bentuk cantik ini bisa menjadi pilihan untuk dipelihara. Lalu bagaimana cara merawat ikan arwana? Pada artikel ini akan dijelaskan panduan lengkap merawat ikan arwana di akuarium, khususnya bagi pemula. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini. Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Memelihara Ikan Arwana Menyiapkan Akuarium Siapkan Terlebih Dahulu Aquarium yang Cocok Untuk Ikan Arwana Anda Seperti ikan hias kebanyakan yang dijual di pasaran, ikan arwana merupakan ikan air tawar. Salah satu cara merawat ikan arwana di rumah yang perlu diperhatikan adalah dengan menyiapkan akuariumnya. Usahakan menggunakan akuarium yang memiliki ukuran tiga kali lebih besar dari ukuran ikannya. Ukuran ikan arwana sendiri bisa mencapai satu meter ketika dewasa. Oleh sebab itu, jika ingin memelihara ikan arwana dari anakan siapkan ukuran akuarium untuk ikan dewasa. Besar kecilnya akuarium yang digunakan juga mempengaruhi pertumbuhan ikan arwana. Baca Juga Cara Merawat Ikan Louhan Selanjutnya pastikan pH dalam air telah sesuai untuk pertumbuan ikan arwana. Idealnya air yang baik untuk pertumbuhan ikan arwana adalah memiliki suhu antara 26 hingga 30 derajat Celcius dan pH antara 5 hingga 8. Menjaga temperatur air juga merupakan salah satu cara merawat ikan arwana yang perlu diperhatikan. Harga Ikan Arwana bermacam-macam mulai dari Rp. hingga Rp. 200 juta. Namun terdapat ikan arwana yang memiliki harga cukup melambung yaitu ikan arwana jenis Platinum yang memiliki harga hingga Rp. 5,7 Miliyar. Wow! Menyediakan Perlengkapan Akuarium Cara merawat ikan arwana di dalam akuarium memang membutuhkan perhatian yang lebih ektra. Agar ikan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, perlengkapan akuarium juga harus lengkap. Beberapa aksesoris yang perlu dipersiapkan adalah aerator, filter, lampu TL, dan heather. Setiap perlengkapan tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Aerator berfungsi untuk menjaga oksigen di dalam air. Filter yang digunakan sebagai penyaring kotoran ikan. Lampu TL diguanaan sebagai pengganti cahaya matahari atau hanya sekadar untuk mempercantik akuarium. Sedangkan heather dapat digunakan untuk mengatur temperatur dalam akuarium. Anakan Ikan Arwana Sebelum memelihara ikan arwana, pastikan ikan arwana yang dibeli memiliki kondisi fisik sehat saat membelinya. Anakan arwana yang sehat biasanya memiliki ukuran tubuh yang besar dan dapat bergerak dengan lincah. Cara yang bisa dilakukan saat memilih ikan adalah dengan melempar sedikit makanan pada ikan. Ikan yang sehat akan dengan gesit malahap makanan. Hiasan yang Digunakan Jangan Terlalu Banyak Membuat Hiasan Pada Aquarium Sumber Pinterest Memberi hiasan di dalam akuarium tentu dapat mempercantik penampilan akuarium. Sayangnya penggunaan hiasan yang berlebihan pada akuarium dapat mengganggu tumbuh kembang ikan arwana. Salah satu cara merawat ikan arwana yang perlu diperhatikan adalah gunakan hiasan seminimal mungkin agar ikan arwana dapat bergerak bebas. Baca Juga Cara Merawat Ikan Cupang Selanjutnya jangan gunakan hiasan yang memiliki ujung tajam. Hiasan yang berujung tanjam dan runcing tentu akan membahyakan hidup ikan arwan dalam akuarium. Cukup lengkapi dengan sedikit hiasan berbentuk tumbuhan agar akuarium tidak terlalu kosong. Mengadaptasikan Ikan Adaptasikan Ikan Arwana Anda Terlebih Dahulu Setelah membeli ikan arwana, jangan langsung masukkan ikan ke dalam akuarium. Hal pertama yang perlu diperhatikan sebagai cara merawat ikan arwana adalah biarkan ikan beradaptasi terlebih dahulu. Sebelum memasukkannya dalam akuarium, ambil sedikit air dalam akuarium lalu masukkan ke dalam bungkus plastik ikan arwana. Biarkan air dalam kantong plastik bercampur dengan air dari akuarium. Setelah ikan arwana mampu beradaptasi dengan air dalam akuarium, masukkan ikan arwana bersamaan dengan air di kantong plastiknya di akuarium. Perubahan habitat yang medadak dapat membuat ikan menjadi stres dan tidak nyaman. Perhatikan Makanan Ikan Arwana Tidak hanya manusia, makanan merupakan unsur yang paling penting untuk setiap makhluk hidup. Cara merawat ikan arwana yang paling penting adalah pemilihan makanannya. Ikan arwana merupakan ikan yang tergolong sebagai predator. Oleh sebab itu, kalian bisa memberikan ikan kecil, cacing, atau hewan berukuran kecil lainnya. Baca Juga Cara Merawat Ikan Koi Selain pemilihan makanan, hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah intensitas pemberian makanan. Sebaiknya berikan makan ikan arwana setiap dua kali dalam sehari. Berikan porsi secukupnya sesuai ukuran ikan yang dipelihara. Porsi makanan yang berlebihan akan menyebabkan ikan menjadi sakit. Memberi ikan arwana lipan sesekali sebagai menu makanan akan memperindah sisiknya. Kebersihan Akuarium Kebersihan Akuarium Sangatlah Penting Cara merawat ikan arwana selanjutnya adalah menjaga kebersihan akuarium. Lakukan pembersihan kotoran setiap hari menggunakan penyedot atau jaring. Kotoran yang tidak dibersihkan secara rutin akan membuat habitan ikan arwan menjadi terganggu. Tidak hanya kotoran, air yang ada pada akuarium juga perlu diganti secara rutin. Sisa kotoran dan makanan di dalam akuarium akan membuat air dalam akuarium mengandung sedimen. Sedimen sendiri merupakan benda padat yang mengendap di dalam air. Banyaknya sedimen di dalam akuarium dapat mempengaruhi kesehatan ikan arwana. Saat mengganti air, sebaiknya lakukan secara bertahap agar ikan tidak merasa terganggu. Hal tersebut juga berlaku saat membersihkan akuarium. Air yang digunakan juga harus diendapkan selama satu malam terlebih dahulu untuk menjaga kejernihan air. Penempatan Akuarium Hal yang perlu diperhatikan saat merawat ikan arwana di dalam akuarium adalah penempatannya. Ikan arwana membutuhkan lingkungan yang tenang untuk bisa tumbuh dengan baik. Oleh sebab itu, letakkan akuarium di tempat yang tenang dan tidak terlalu sering dilalui orang. Ikan arwana bisa cepat menjadi stres saat berada di lingkungan yang ramai dan bising. Baca Juga Cara Merawat Ikan Lele Indukan Setelah membeli ikan arwana, biasanya ikan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk beradaptasi. Oleh karena itu, tutup dinding akuarium menggunakan kertas agar ikan mampu menyesuaikan lingkungan hidupnya secara perlahan. Kalian bisa membuka kertas penutup setelah ikan dapat menerima kehadiran pemilik baru serta lingkungan barunya. Tahukah Kamu? Bahwa Ikan Arwana mempunyai mitos pembawa keberuntungan dan Ikan Arwana merupakan Ikan Purba yang telah lama hidup jutaan tahun yang lalu Pencahayaan Akuarium Pencahayaan dalam akurium merupakan hal yang penting dalam kehidupan ikan arwana. Usahakan akurium berada pada tempat yang bercahaya terang. Perhatikan pula cahaya pada lampu TL agar ikan tidak merasa kepanasan. Sesuaikan pemilihan lampu dengan ukuran akuarium yang digunakan. Jumlah Ikan Tidak hanya ukuran akurium yang perlu diperhatikan, jumlah ikan di dalam akuarium juga perlu diperhatikan pula. Jumlah ikan dapat mempengaruhi pergerakan ikan di dalam akuarium. Jumlah ikan yang banyak ketika saat masih kecil tentu tidak akan mengganggu habitat dan pergerakannya. Akan tetapi, saat tumbuh dewasa jumlah ikan arwana yang terlalu banyak dalam satu akuarium akan menghambat pergerakannya. Demikianlah penjelasan lengkap mengenai cara merawat ikan arwana di dalam akuarium. Usia ikan arwana yang dipelihara tentu akan mempengaruhi perawatan yang harus dilakukan terhadapnya. Sesuaikan perawatan ikan berdasarkan usia dan jenisnya. Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube Penulis.
0% found this document useful 0 votes24 views8 pagesDescriptiontermasuk famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” lidah bertulang, karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan, seperti Ikan Naga Dragon Fish, Barramundi, Saratoga, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya. Bentuk dan penampilan arwana termasuk cantik dan unik. Tubuhnya memanjang, ramping, dan “stream line”, dengan gerakan renang sangat anggun. Arwana di alam mempunyai variasi warna seperti hijau, perak, atau merah. Pada bibir bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi sebagai sensor getar untuk mengetahui posisi mangsa di permukaan air. Sungut ini termasuk dalam kriteria penilaian keindahan ikan. Potensi pertumbuhan arwana cukup besar, terutama dengan pemberian pakan berkadar protein tinggi. Pertumbuhan arwana di akuarium mencapai 60 cm, sedangkan di alam mencapai lebih dari 90 cm. Jenis arwana asal Amerika Selatan dapat tumbuh hingga 270 © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes24 views8 pagesCara Budidaya Ikan ArwanaDescriptiontermasuk famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” lidah bertulang, karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki be…Full description You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview.
Arwana Asia Scleropages formosus, atau Siluk Merah adalah salah satu spesies ikanair tawar dari Asia Tenggara. Bentuk dan penampilan arwana sangatlah cantik dan unik, sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Tubuhnya memanjang, ramping, dan “stream line”, dengan gerakan renang sangat anggun. Arwana di alam mempunyai variasi warna seperti hijau, perak, atau merah. Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Arwana Asia juga disebut “Ikan Naga” karena sering dihubung-hubungkan dengan naga dari Mitologi Tionghoa. Pada bibir bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi sebagai sensor getar untuk mengetahui posisi mangsa di permukaan air. Sungut ini termasuk dalam kriteria penilaian keindahan ikan. Potensi pertumbuhan arwana cukup besar, terutama dengan pemberian pakan berkadar protein tinggi. Pertumbuhan arwana di akuarium mencapai 60 cm, sedangkan di alam mencapai lebih dari 90 cm. Jenis arwana asal Amerika Selatan dapat tumbuh hingga 270 cm. Arwana Asia adalah spesies asli sungai-sungai di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Ada empat varietas warna yang terdapat di lokasi Hijau, ditemukan di Indonesia, Vietnam, Burma, Thailand, dan Malaysia Emas dengan ekor merah, ditemukan di Indonesia Emas, ditemukan di Malaysia Merah, ditemukan di Indonesia Arwana termasuk famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” lidah bertulang, karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan, seperti Ikan Naga Dragon Fish, Barramundi, Saratoga, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya. Perawatan Ikan Arwana Setiap akuarium, sebaiknya hanya ada seekor arwana saja soliter, sebab tidak mudah bagi seekor arwana untuk hidup berdampingan dengan ikan sejenisnya. Untuk mendapatkan ikan arwana yang berkualitas dan sehat tentunya dibutuh kondisi dalam akuarium yang nyaris sama dengan habitat aslinya. Makanan harus cukup dan diberikan secara teratur, kualitas air juga terkontrol dengan baik dan diberi obat-obatan agar tidak tercemar oleh zat-zat kimia yang beracun. 1. Kondisi Akuarium Jangan meletakkan akuarium di dekat dinding tembok apalagi sampai menempel. Sebab bila arwana melihat serangga seperti kecoa atau cecak di dinding, ia akan melompat dan menyeruduk dinding kaca aquarium, sehingga bisa luka. Perhitungkan besar akuarium dengan besar ikan, agar ikan bisa bergerak bebas dan meluncur di ruangan yang cukup. Beri penerangan yang memadai. Untuk mengontrol suhu air 27-30 derajat Celcius, sebaiknya dipasang termometer di dinding akuarium dan ujungnya tercelup ke air. Ukur pH sekurangnya seminggu sekali. Background / Latar Belakang Aquarium dianjurkan menggunakan latar belakang berupa gambar / sticker / cat. Warna menurut selera. Namun sebagian besar hobbies menggunakan warna latar sesuai jenis arwana yang dipelihara, misalnya * Super Red = Latar hitam * Golden Cross Back = Latar hitam * Red Tail Golden = Latar biru / putih * Bandjar Red = Latar biru / putih * Silver = Latar hitam / biru 2. Memberi Makan Meskipun tidak ada patokan, sebaiknya arwana diberi makan 3 – 4 kali sehari. Dibutuhkan 8-10 ekor jangkrik sehari. Sebelum diberikan, kaki belakang jangkrik yang bergerigi dipotong dulu, agar tidak menggores kerongkongan arwana. Harus diusahakan agar makanan tidak tersisa di aquarium. Jangkrik, kelabang, kecoa dan udang, mengandung zat karoten dan kitin yang bisa memberi efek sisik yang indah, cerah dan mengkilap pada arwana. 3. Kualitas Air Kualitas air juga dijaga dengan membuang kotoran air yang berasal dari kotoran ikan itu sendiri dan sisa makanan. Dengan saringan, kotoran bisa diangkat, sedangkan kotoran yang mengendap di dasar akuarium disedot dengan selang. Melakukannya harus pelan-pelan agar ikan tidak stres akibat air berguncang hebat. Setiap tiga bulan akuarium dikuras total dan kaca harus bebas dari lumut, dan sabuni dinding akuarium dan bila sudah, keringkan dengan sinar matahari, agar jamur dan bibit penyakit mati. Air baru dalam akuarium harus diendapkan dulu 24 jam sebelum ikan dimasukkan kembali ke akuarium. Kandungan oksigen dalam air harus dijaga dengan memasang aerator yang sekaligus berfungsi sebagai pompa dan saringan kotoran. 4. Menggabung Arwana dalam Satu Akuarium Yang ideal dua ekor arwana dicampur ketika masih kecil. Namun bila sudah dewasa akuarium diberi sekat kaca. Bila kedua ikan terlihat marah dengan membuka mulut lebar-lebar, berarti keduanya tidak akur. Bila dalam seminggu tidak ada perubahan, berarti mereka tidak cocok. Ambil ikan yang lain, lakukan cara serupa, bila tidak memperlihatkan kemarahannya, berarti cocok, pelan-pelan kaca sekat dilepas. Amati seksama. Bila keduanya tidak saling mengejar. Berarti mereka bisa hidup damai. Penyakit Yang Diderita arwana dan Cara Penanggulangannya Beberapa penyakit yang sering diderita Arwana gejala dan cara penanggulangannya. Penyakit Gigit Ekor. Sebelum menderita penyakit ini biasanya arwana akan menunjukan perilaku yang lain daripada biasanya. Arwana akan kelihatan gelisah dengan berenang hilir mudik kesana kemari. Beberapa hari kemudian sirip ekor akan robek-robek selaputnya sehingga mirip sisir dan yang tertinggal hanyalah jari-jari siripnya. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh sejenis parasit yang menempel pada ekor arwana dan menyebabkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Pengobatan penyakit ini tergolong mudah. Pindahkan Arwana ke dalam aquarium lain yang bersih steril dan sudah diisi dengan air yang memenuhi syarat. Masukan sekitar 20 tetes obat Tropical Fish Medicine dan biarkan arwana tetap di dalamnya selama beberapa hari. Jangan lupa membersihkan aquarium yang satunya agar nantinya arwana bisa menempati kembali tanpa khawatir terjangkit lagi. Tutup Insang Melengkung. Sering kita lihat tutup insang arwana melengkung keluar, sehingga sebagian insangnya kelihatan. Arwana dengan kondisi seperti ini tentu tidak sedap dipandang. Ciri-ciri yang biasa terlihat yaitu insang ikan berubah menjadi hitam. Penyebab penyakit ini bermacam-macam, yang pertama disebabkan kualitas air dalam aquarium yang kurang baik atau aquarium yang terlalu dingin atau tidak hangat. Penyebab lainnya adalah pemberian obat-obatan yang kelewat dosis, serangan sejenis bakteri, atau karena air dalam aquarium rendah kandungan oksigennya. Untuk mencegahnya agar menjaga kandungan oksigen dalam air tetap tinggi diatasi dengan memberikan cukup aerasi pada aquarium. Jika perlu aerator diganti dengan tenaga yang lebih besar. Kemudian tidak lupa menjaga keseluruhan kualitas air tetap primasehingga tetap layak dihuni oleh arwana. Teknik pengobatan ikan Arwana, salah satunya adalah dengan menjepit ikan yang sakit diantara dua penjepit kaca didalam ember, dan men-supply oksigen murni langsung kearah insangnya. Jika tutup insang yang melengkung ini belum terlalu parah maka bisa diperbaiki dengan jalan melakukan operasi kecil pada tepi tutup insangnya. Mogok Makan. Arwana yang mogok makan biasanya terlalu sering diberi kelabang hidup ataupun yang sudah mati, mereka akan enggan menerima makanan lain. Jika sudah seperti ini maka puasakan arwana selama kurang lebih seminggu jangan diberi makan apapun. Kemudian berilah makanan jenis lain misalnya jangkrik, kadal, kodok kecil, atau ikan kecil. Bila setelah seminggu arwana belum juga mau makan sebaiknya sediakan ikan hidup saja karena tahan hidup dan biarkan sampai arwana mau memakanan ikan hidup tersebut. Alternatif lainnya adalah dengan memberikan sebutir obat Hobbi Fishes ke dalam 200 liter air yang sering dipakai untuk tempat arwana bersemayam. Obat berbentuk kapsul ini berkhasiat untuk menyembuhkan stres dan berbagai penyakit serta untuk merangsang nafsu makan arwana. Pilihan terakhir berikan kelabang seminggu sekali berselang seling dengan jenis makanan lain. Penyakit Mata Juling. Penyakit ini timbul karena banyak hal. Terlalu seringnya ikan arwana berburu ikan di dasar atau pojok aquarium dianggap sebagai salah satu penyebab utama. Terlalu sering arwana melihat ikan kecil yang ada di bawahnya menyebabkan otot matanya bertambah panjang. Mata yang melorot juga bisa disebabkan karena arwana kurang mendapatkan sinar matahari yang cukup. Untuk mengobati mata juling bisa dilakukan dengan memindahkan arwana pada tempat yang lebih luas dan mendapat sinar matahari langsung sambil diberi makanan yang terapung. tempat yang dipilih bisa berupa bak dari bahan fiberglass atau bak semen. Dengan cara tersebut maka 80% arwana akan sembuh. Budidaya Ikan Arwana Cara membudidayakan ikan arwana tidaklah mudah, hal iniharus dilakukan secara hati-hati agar didapat anakan yang bernilai jual tinggi. Berikut cara membudidayakannya 1. Pemeliharaan Induk Induk dipelihara dalam kolam berukuran 5 x 5 m dengan kedalaman air 0,5-0,75 m. Kolam ditutup plastik setinggi 0,75 m untuk mencegah lompatan ikan. Kolam pembesaran dibangun di area tenang dan ditutup sebagian, dan dijauhkan dari sinar matahari langsung. Induk dipelihara dalam kolam pembesaran hingga mencapai matang. 2. Kematangan Ikan Matang ikan terjadi pada umur 4 tahun dengan panjang tubuh 45-60cm. Pemijahan terjadi sepanjang tahun, dan mencapai puncaknya antara bulan Juli dan Desember. Induk jantan di alam akan menjaga telur yang sudah dibuahi dalam mulutnya hingga 2 bulan ketika larva mulai dapat berenang. Arwana betina mempunyai ovarium tunggal yang mengandung 20-30 ova besar dengan diameter rata-rata 1,9 cm dengan kematangan berbeda-beda. Induk jantan dewasa juga mempunyai sebuah organ vital menyerupai testis. 3. Pembedaan Kelamin Juvenil sulit dibedakan jenis kelaminnya. Perbedaan akan muncul setelah ikan berukur 3-4 tahun. Pembedaan jenis kelamin diketahui melalui bentuk tubuh dan lebar mulut. Arwana jantan mempunyai tubuh lebih langsing dan sempit, mulut lebih besar dan warna lebih mencolok daripada betina. Mulut yang melebar dengan rongga besar digunakan untuk tujuan inkubasi telur. Perbedaan lain adalah ukuran kepala jantan relatif lebih besar, sifat lebih agresif termasuk dalam perebutan makanan. 4. Kebiasaan Pemijahan Tingkah laku arwana sangat unik selama masa pengenalan lain jenis. Masa ini berlangsung selama beberapa minggu atau bulan sebelum mereka mulai menjadi pasangan. Hal ini dapat diamati pada waktu malam, ketika ikan berenang mendekati permukaan air. Arwana jantan mengejar betina sekeliling kolam, terkadang pasangan membentuk lingkaran hidung menghadap ke ekor pasangan. Sekitar 1-2 minggu sebelum pemijahan, ikan berenang bersisian dengan tubuh saling menempel. Terjadilah pelepasan sejumlah telur berwarna jingga kemerahan, Jantan membuahi telur dan kemudian mengumpulkan telur di mulutnya untuk diinkubasi sampai larva dapat berenang dan bertahan sendiri. Diameter telur 8-10 mm dan kaya akan kuning telur dan menetas sekitar seminggu setelah pembuahan. Setelah penetasan, larva muda hidup dalam mulut jantan hingga 7-8 minggu sampai kuning telur diserap total. Larva lepas dari mulut dan menjadi mandiri setelah ukuran tubuh 45-50 mm. 5. Panen Larva Inkubasi telur secara normal adalah membutuhkan 8 minggu. Untuk memperpendek waktu, telur yang sudah dibuahi dapat dikeluarkan dari mulut pejantan 1 bulan setelah pemijahan. Induk jantan ditangkap dengan sangat hati-hati dengan jaring halus lalu diselimuti dengan handuk katun yang basah untuk menghindari ikan memberontak dan terluka. Untuk melepaskan larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut dan tubuh ditekan ringan. Larva dikumpulkan dalam wadah plastik dan diinkubasikan dalam akuarium. Jumlah larva yang dapat mencapai 25-30 ekor. 6. Teknik Pembenihan Setelah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasikan dalam akuarium berukuran 45×45×90 cm. Temperatur air 27-29 °C menggunakan pemanas thermostat. Oksigen terlarut 5 ppm mg/ I menggunakan aerator bukaan kecil. Untuk mencegah infeksi akibat penanganan larva, dalam air dilarutkan Acriflavine 2 ppm. Menggunakan teknik pembenihan in vitro ini, Survival Rate SR yang didapat sampai tahap ikan dapat berenang adalah 90-100 %. Selama periode inkubasi, larva tidak perlu diberikan pakan. Beberapa minggu pertama selama kuning telur belum habis, biasanya larva hampir selalu berada pada dasar akuarium. Larva mulai berenang ke atas bertahap ketika ukuran kuning telur mengecil. Pada minggu ke delapan, kuning telur hampir terserap habis sehingga larva mulai berenang ke arah horizontal. Pada tahap ini, pakan hidup pertama harus mulai diberikan untuk mencegah larva saling Ketika ukuran larva mencapai 8,5 cm atau berumur 7 minggu, kuning telur terserap secara penuh dan larva dapat berenang bebas. 7. Pemeliharaan Larva Tambahan pakan hidup yang dapat diberikan seperti cacing darah atau anak ikan yang ukurannya sesuai bukaan mulut arwana. Larva yang telah mencapai panjang 10-12 cm dapat diberikan pakan seperti udang air tawar kecil atau runcah untuk mengimbangi kecepatan tumbuhnya. Jenis Arwana Asia Jenis-jenis ikan arwana yang terdapat di Asia, antara lain 1. Arwana Merah Arwana merah berasal dari berbagai tempat di Propinsi Kalimantan Barat, seperti dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum yang dikenal sebagai habitat dari Super Red Chili dan Blood Red. Perairan ini merupakan wilayah hutan gambut yang menciptakan lingkungan primitif bagi ikan purba tersebut. Akan tetapi kondisi mineral, lingkungan air gambut black water, dan banyaknya cadangan pangan yang memadai telah mengkondisikan pengaruh yang baik terhadap evolusi warna pada ikan yang bersangkutan. Pengaruh geografis itu juga menyebabkan terciptanya variasi yang berbeda terhadap morfologi ikan ini, seperti badan yang lebih lebar, kepala berbentuk sendok, warnah merah yang lebih intensif, dan warna dasaryang lebih pekat. Warna merah penuh tampak pada sirip ikan muda, pada bibir dan juga sungut. Menjelang dewasa, warna merah akan muncul di berbagai bagian tubuh lainnya, terutama pada tutup insang dan pinggiran sisik, sehingga tubuh ikan terlihat berwarna merah. Arwana merah dikelompokkan dalam 4 varietas, yaitu Merah Darah Blood Red, Merah Cabai Chili Red, Merah Orange Orange Red, dan Merah Emas Golden Red. Keempat varietas ini secara umum diberi julukan Super Red atau Merah Grade Pertama First Grade Red, meskipun dalam perkembangannya super red lebih merujuk pada Merah Cabai dan Merah Darah. Sedangkan dua varietas terakhir lebih sering di anggap sebagai super red dengan grade lebih rendah. Perbedaan antara varitas merah cabai dan merah darah dijabarkan pada tabel berikut Arwana Merah Cabai Arwana Merah Darah Tampilan Warna Seperti merah cabai Seperti merah darah Bentuk fisik Bentuk tubuh lebih lebar, kepala berbentuk sendok lebih panjang dan lebih ramping Lebar tubuh relatif tetap hingga menjelang pangkal ekor, bingkai sisik yang lebih tebal menyempit secara gradual Warna mala Mata merah dan lebar sehingga pinggiran matanya seakan menyentuh bagian atas kepala dan bagian rahang bawahnya mata lebih putih dan lebih kecil Bentuk ekor Seperti intan diamond Seperti kipas Warna pada usia muda cenderung memiliki warna dasar hijau dengan kilap metalik yang pekat memiliki kilap lebih lemah dan cenderung mirip dengan RTG muda; Bentuk tubuh lebih bulat Pertumbuhan Lebih lambat Lebih cepat Ciri morfologi fisik kedua jenis tersebut sudah nampak saat masih muda sehingga dapat dijadikan pedoman dalam membedakan kedua varitas tersebut. Perkembangan warna antara Merah Cabai dan Merah Darah diketahui juga berbeda. Perbedaan waktu dalam pencapaian warna merah penuh adalah 1-2 tahun. Namun kedua varitas melalui tahapan perkembangan warna yang relatif sama yaitu melalui transisi warna orange. Beberapa arwana merah mempunyai warna pucat hingga sampai 8 tahun, baru kemudian berubah ke merah penuh dalam waktu 1 bulan. Menduga potensi arwana merah memerlukan kesabaran dan usaha yang diperoleh dari pengalaman dan kesabaran. Varietas Merah Orange Orange Red merupakan salah satu varietas yang umum dijumpai. Pada saat dewasa sisik tubuhnya menunjukkan warna orange. Dibandingkan dengan Chilli Red dan Blood Red, sirip dan ekor varietas ini tidak semerah keduanya. Merah Emas Golden red merupakan varietas warna lain yang umum dijumpai disamping merah orange Orange Red. Varietas ini merupakan varietas dengan grade paling rendah. Setelah dewasa warna badannya hanyalah emas kekuningan. Warna bibir dan sirip tidak semerah Super Red, tetapi berwarna merah muda atau merah jambu. 2. Golden Cross Back, Cross Back Golden,CBG Golden varietas cross back merupakan bagian dari varietas arwana golden. Varietas ini dijumpai di berbagai tempat di Malaysia, seperti Perak, Trengganu, Danau Bukit Merah dan Johor. Oleh karena itu, mereka sering diberikan julukan sesuai dengan tempat asalnya, seperti Golden Pahang, Bukit Merah Blue atau Malaysian Gold. Disebut sebagai cross back, karena varietas ini saat dewasa memiliki warna emas penuh hingga melewati punggungnya. Varietas ini harganya relatif lebih mahal bahkan paling tinggi dibandingkan lainnya karena termasuk jarang ditemui. CBG dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan warna dasar sisik, yaitu Purple-Based warna dasar ungu, Blue-Based warna dasar biru, Gold Based warna dasar emas, dan Silver-Based warna dasar perak. Arwana Gold dengan warna dasar emas diketahui dapat mencapai warna penuh pada usia lebih muda dibandingkan dengan varietas lain. 3. Golden Ekor Merah, Red Tail Golden, RTG Merupakan verietas dari arwana golden dan sering disebut sebagai Arwana Golden Indonesia Indonesian Golden Arwana. Varietas ini dijumpai di daerah Pekan Baru, Sumatera. Berbeda dengan Cross Back Golden CBG, warna emas pada verietas ini tidak akan berkembang hingga melewati punggung namun hanya akan mencapai baris ke empat sisik baris sisik dihitung dari bawah, perut, atau lebih baik bisa mencapai baris ke lima. Seperti halnya verietas cross back, warna dasar sisik RTG bisa biru, hijau, atau emas. Begitu pula dengan warna bibir, ekor, dan sirip, kedua varietas ini memiliki keragaan yang sangat mirip. RTG muda memiliki warna lebih kusam dibandingkan dengan varietas cross back muda. RTG boleh dikatakan lebih tahan banting dibandingkan dengan CBG dapat tumbuh lebih besar, dan juga lebih agresif. Jumlahnya di alam relatif lebih banyak dibandingkan dengan CBG, meskipun demikian tetap merupakan varietas yang dilindungi CITES. CBG sekilas mirip dengan ikan arowana golden red yang berasal dari negara kita. Perbedaan yang sangat mencolok dapat dilihat jika ukuran ikan sudah agak besar dengan ukuran 20 cm lebih. Pada CBG warna emas menutupi seluruh tubuh sampai ke bagian punggung ikan ditutupi oleh ring yang berwarna keemasan. Sedangkan pada golden red RTG punggung nya tidak. berwarna keemasan tapi tetap hitam kelabu. Membedakan CBG dan RTG pada ukuran kecil 10-12 cm sulit dilakukan dan perlu kehati-hatian. Perbedaan harga juga sangat mencolok. Harga CBG ukuran 12 cm dihargai lebih dari 10 juta, ukuran 20-25 cm berkisar 15-25 juta. Golden red berukuran 12 cm dihargai 2 juta, sedangkan ukuran 20-25 cm dihargai juta. 4. Arwana Hijau Arwana hijau ditemukan di Thailand, Malaysia, Myanmar, Komboja, dan juga di beberapa tempat di Indonesia. Variasi penampakandan warna bisa saja ditemukan di masing-masing daerah. Meskipun demikian secara umum dapat dikatakan bahwa pada umumnya berwarna kelabu kehijauan dangan pola garis-garis berwarna gelap pada ekor. Kepala dan mulutnya lebih besar dan lebih membulat dibandingkan dengan jenis arwana asia lainnya. 5. Banjar Merah Banjar Merah boleh dikatakan merupakan varietas arwana merah kelas 2 dan diketahui bukan merupakan strain murni arwana merah. Penampakannya ditunjukkan oleh warna sirip yang orange pucat, ekor berwarna orange atau kuning, dan tidak memiliki warna merah di badan maupun di pipi. Sepintas Banjar Merah muda sangat mirip dengan Arwana Merah muda, sehingga tidak jarang hal ini dapat mengecoh para hobiis baru. Banjar dicirikan juga oleh bentuk kepala yang cenderung membulat dengan mulut yang tidak terlalu lancip. Perbedaan lain dapat dilihat pada tabel berikut Banjar Merah Arwana Merah Muda Warna sirip warna sirip yang lebih muda atau cenderung orange-merah pucat. merah pekat merata pada seluruh permukaan Warna sisik Kuning atau kehijauan Mengkilap Bingkai sirip dan tutup insang Pink tua atau seperti karat, setelah dewasa menjadi jingga atau merah Tidak ada tampilan seperti pada Banjar Apabila ragu dalam memilih arwana, bawalah seorang yang telah berpengalaman memelihara arwana atau belilah arwana yang telah disertifikasi dan memiliki sertifikat yang sah. 6. Arwana Jardini Warna yang dimiliki varietas arowana ini cukup unik. Warna dasarnya adalah hitam kecoklat-coklatan dengan bintik-bintik kuning ke emasan pada bagian tengah sisik-sisiknya, bahkan di bagian kepala pipi sampai pada sirip & ekornya pun terdapat bintik-bintik kuning tersebut. Jardini berasal dari australia, meski sering ditemukan di pulau Irian. Maka dari itu jenis ini juga terkadang disebut arowana Irian oleh para hobbies. Jardini arowana sebenarnya ada dua jenis warna, yaitu warna dasar lebih gelap dan yang lebih terang. Yang memiliki warna dasar lebih gelap adalah scleropqges jardini dan yang memiliki dasar lebih terang adalah scleropqges leichharti.
Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Ikan Arwana Agar Cepat Besar“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out… Ketika Anda mendengar nama ikan ini, Anda langsung berpikir bahwa ikan ini mahal dan memerlukan perawatan khusus dan tidak dapat ditangani dengan sembarangan seperti ikan hias lainnya. Untuk alasan ini, jika Anda ingin memelihara ikan ini, Anda harus memantapkannya terlebih dahulu di dalam hati Anda dan jangan ragu, teman. Jika Anda benar-benar ingin belajar cara merawat ikan arwana dengan serius, tentu tidak ada yang sulit. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berbagi informasi yang saya ketahui tentang merawat ikan arwana sehingga mereka dapat tumbuh dengan cepat. Jika Anda ingin belajar lebih banyak tentang cara merawat ikan arwana sehingga mereka tumbuh dengan cepat, kami merujuk pada penjelasan berikut bersama-sama DAFTAR ISI 1 Cara Merawat Ikan Arwana Agar Cepat 1. Memahami sifat-sifat ikan 2. Berikan makanan yang 3. Pertukaran air 4. Pencahayaan yang 5. Ketersediaan nilai oksigen yang 6. Hindari 7. Jauhi hewan peliharaan yang menyebabkan 8. Perhatikan ukuran lokasi yang 9. Jangan mencampur ikan jenis 10. Sesuaikan intensitas aliran 11. Berikan vitamin 12. Atur tanaman hias yang 13. Tambahkan Posting terkait Berikut ini terdapat beberapa cara merawat ikan arwana agar cepat besar, terdiri atas 1. Memahami sifat-sifat ikan Arwana Sebelum Anda memutuskan jenis ikan arwana yang ingin Anda pertahankan di rumah, Anda harus terlebih dahulu mengetahui sifat-sifat spesies ikan arwana ini. Seperti makanan di habitat alami mereka, jenis air, perilaku dan sebagainya. Ini diperlukan agar Anda tidak mengalami kesulitan selama perawatan sehari-hari. Kemudian Anda dapat membuat perawatan sealami dan sealami mungkin. Meski Anda berniat memeliharanya di akuarium. 2. Berikan makanan yang tepat Jika Anda ingin ikan arwana yang Anda tanam dengan cepat dan mantap, Anda harus selalu menjaga asupan makanan sehari-hari. Yakni, dengan menyediakan makanan sesuai dengan porsinya dan secara rutin mengeluarkannya sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Jangan terlambat atau memberi diri Anda makanan dalam satu hari, teman saya, karena kesibukan yang Anda lakukan membuat Anda lupa makan. 3. Pertukaran air rutin Dalam hal konservasi ikan, kualitas air sangat penting untuk menentukan pertumbuhan ikan yang hidup di dalamnya. Jadi, Anda harus mengganti air secara teratur, teman. Jangan biarkan tanpa dibersihkan selama berminggu-minggu. Kotoran – Kotoran yang terakumulasi menghambat pertumbuhan ikan arwana yang Anda rawat. Kotoran juga memicu pertumbuhan lumut. Tentu saja, ini sangat tidak sehat dan tidak baik untuk pasangan ikan arwana sendiri. Tolong dicatat! Maka Anda harus meninggalkan air yang digunakan sebagai pengganti air lama setidaknya untuk satu malam, teman. Jangan biarkan diri Anda langsung menetes keluar dari keran. Pada akhirnya, ikan arwana akan terkejut karena mereka harus beradaptasi dengan cepat. Tetapi jika Anda tidak bisa beradaptasi, ikan itu akan mati. 4. Pencahayaan yang cukup Pencahayaan tidak kalah penting dalam hal ini. Pertumbuhan dan perkembangan ikan juga dipengaruhi oleh pencahayaan. Pencahayaan yang baik tentu akan menghasilkan pertumbuhan ikan Arwana yang baik. Sebaliknya, jika penerangannya buruk, pertumbuhan ikan arwana akan buruk. 5. Ketersediaan nilai oksigen yang baik Bagi Anda yang menyimpan ikan arwana di akuarium, ruang hidup Anda juga sangat terbatas dan kemungkinan kandungan oksigennya terbatas. Kemudian Anda dapat menambahkan alat khusus yang tugasnya menyaring air sambil menyediakan oksigen saat air berubah. 6. Hindari keramaian Kerumunan yang sering muncul di sekitar rumah Anda, serta tempat-tempat di dekat jalan masuk dan keluar dari rumah Anda, dapat menyebabkan ikan arwana menjadi stres dengan cepat. Selain kemampuan menghambat pertumbuhannya, tetapi tidak sedikit kasus karena stres, ikan ini memicu kematian. Untuk menghindari dan mencegah hal ini, pikirkan dengan hati-hati di mana akuarium yang ingin Anda tempatkan adalah teman. Ini akan membuat Anda tidak perlu pusing lagi dengan kemungkinan – kemungkinan yang memicu kondisi stres pada ikan. 7. Jauhi hewan peliharaan yang menyebabkan stres Selain itu, hewan peliharaan lain seperti anjing atau kucing dapat menyebabkan stres. Ketika ikan arwana melihat seekor anjing atau kucing, mereka terlihat ketakutan dan bergerak bolak-balik, yang mengarah pada stres yang berkepanjangan. Faktor ini merupakan kendala utama agar ikan arwana bisa mati dengan cepat. Anda juga harus memperhitungkan ini dengan baik. Jika Anda ingin memelihara kucing atau anjing, saya sarankan untuk tidak memelihara ikan arwana. 8. Perhatikan ukuran lokasi yang digunakan Sebagai pertumbuhan ikan arwana, yang Anda pertahankan di akuarium, Anda juga harus memperhatikan ukuran ideal. Beri ruang yang cukup agar ikan arwana bisa merasa nyaman. Semakin besar ikan arwana, semakin besar kebutuhan untuk menyediakan ruang. Jadi, Anda harus memperhatikan ukuran akuarium yang digunakan untuk mencapai pertumbuhan ikan Arwana terbaik yang Anda rawat. 9. Jangan mencampur ikan jenis lain Terlalu banyak penghuni akuarium secara alami membuat ikan peliharaan Anda proses pertumbuhan yang lambat. Semakin banyak penghuni, semakin sempit ruang yang tersedia. Jadi, Anda harus mempertimbangkan hal ini, teman. 10. Sesuaikan intensitas aliran air Intensitas aliran air yang Anda gunakan untuk memberikan oksigen sambil menyediakan filter untuk menjaga air tetap bersih harus diatur sehingga pergerakan ikan arwana itu sendiri tidak terganggu. Aliran air yang terlalu deras secara alami membuat ikan arwana sulit bergerak bahkan bisa mengalami kelelahan. 11. Berikan vitamin khusus Vitamin adalah alternatif terbaik untuk merangsang pertumbuhan ikan arwana. Selain itu, nafsu makan ikan bisa dirangsang untuk menjadi lebih baik dan menghindari masalah sulit makan. Terkadang sering ditemukan bahwa ikan sulit untuk dimakan, sehingga sisa makanan di sana hanya membuat air kotor. 12. Atur tanaman hias yang ada Untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni akuarium, lebih baik menambahkan beberapa tanaman hias untuk membuat ikan arwana lebih nyaman dan merasakan suasana alami serta habitat alami. 13. Tambahkan batu Batuan juga sangat baik untuk meningkatkan kenyamanan Arwana di akuarium. Kenyamanan ini dapat digunakan sebagai modal awal untuk merangsang ikan arwana sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik, teman. Dapat disimpulkan bahwa artikel tentang merawat ikan arwana besar, yang telah dibahas secara rinci dan dikemas dengan baik di atas, akan membuat Anda lebih mudah belajar dan memahami, sehingga harus digunakan sebagai referensi. Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “13 Cara Merawat Ikan Arwana Agar Cepat Besar“ Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!! Baca Artikel Lainnya √ Cara Budidaya Ikan dengan Sistem Resirkulasi √ Makanan Larangan Untuk Kucing Persia √ Gejala Toxoplasma Pada Kucing √ Mastitis Pada Kucing √ Cara Memelihara Kucing Hutan √ Cara Membuat Kucing Betah di Rumah
pertumbuhan arwana di akuarium mencapai